Selasa, 05 Maret 2013

Four for Rain in The Night

bogor identik dengan hujan :)
hujan terjadi sesuai kehendakanya :)
tidak ada yang memprediksi hujan di Bogor

tingkat satu jenis payung yang saya gunakan selalu payung lipat. berkali kali saya menggantinya karena rusak dan patah. memang hujan bogor ini identik dengan hujan angin :D
entah berapa banyak korban payungku itu sehingga saya enggan untuk membeli payung lipat.

payung lipat itu di ganti dengan payung besar. payung tersebut dwifungsi, bisa sebagai tongkat dan sebagai payung :D memanga payung tersebut tidak rusak.

namun karena seiring kesibukan yang saya lakukan di kampus, payung tersebut hanya di simpan di kamar. payung tersebut hanya digunakan apabila berangkat ke kampus hujan sisanya ya menerobos hujan dengan berlari menuju tempat tujuan :D

akhirnya apabila hujan turun 90% saya akan mandi dengan air hujan tersebut, inilah yang menyebabkan badan saya lemah, lemah dan mudah sakit. sampai akhirnya  saya menemukan seseorang yang gak mau melihat saya rempong dan sakit..

akhirnya saya membeli payung kuning, payung yang sengaja saya beli hanya untuknya. berdua dalam satu payung. untuk pertama kalinya dan terakhir kalinya payung tersebut digunakan bersama. ketika aku dan dia terakhir kali bertemu.

malam ini..
hujan turun begittu derasnya ketika saya sedang berjalan dan tidak membawa payung,
saya menunggu seorang sahabat yang menjemputku..

aku menunggu dan terus menunggu.
dalam hal on time aku selalu datang ontime, janjian jam 7 dan saya berangkat jam setengah 7. setelah sampe di kostnya dia gak ada.

hujan semakin deras dan saya singgah di toko, diam dan berdiri..
saya gak mau mempercepat langkahku seperti yang dulu untuk mencapai tujuan. karena aku tau banyak orang yang gak mau saya sakit dan yang pastinya penelitianku pasti terbengkalai.. siapa lagi yang mau ngerjain penelitian dan semangatin diri sendiri klo bukan saya?? hahha

ya sampai sekarang aku diam, diam dan diam
menunggu menunggu dan menunggu

Four for Rain in The Night

Tidak ada komentar:

Posting Komentar