kami tetap berkomunikasi karena dia selalu eksis di departemen, selain memiliki suara yang enak di dengar, dia juga memiliki gang yang cukup disegani di departemen, namun dia gak cuma mengandalkan keeksisan dia di dunia tarik suara dan pertemanan, dia tetap mengambil asisten di praktikum, yang secara kebetulan mengajari anak 46, walapun saya tidak di asisteni dia, sampe dia lulus pun belum pernah di asistenin, namun kami pernah mengalami satu asisten di entomologi, ya walaupun tidak satuu patner, karena dia di taq oleh ihsan, dan saya bareng dengan dika. hehehe
karena dia seorang asisten saya selalu bertanya pelajaran ke dia, pas ujian, ya walapun dipikir2 ko dia mau ya ladenin pertanyaan saya, walaupun dia juga pasti ngapalin juga. gw aja klo jadi dia mungkin aga risih ya? gw juga butuh belajar woi, belajar aja napa, susah banget, kan di slide keluar semua, tapi dia memilih untuk tidak berbicara seperti itu.
seiring bertambahnya semester kami ada rutinitas rutin yaitu setiap kami ulang tahun kami makan es krim magnum, sekedar makan ngabisin eskrim lalu pulang, just it, ketemu cuma sapa doang, namun karena waktu luang kami semakin banyak dan kebetulan saya memiliki dosen skripsi yang sama dengan dia, kami lebih sering berdiskusi, bertemu. untuk saat ini dia mengajari saya untuk berbicara persentasi di dalam seminar tanggal 2 nanti, kemajuan saya pesat ketika hari kamis kami bertemu untuk belajar, karena saya masih fokus di pengujian.
sekarang saya mengganggap dia sebagai seorang kaka, kami sekarang bukan berdua namun berempat bahkan ber lima, saya, diska, diah, bilqis dan ka iky, kami suka kuliner bersama karena bogor merupakan kota kuliner, mumpung jam waktu saya sedikit lebih senggang makanya saya mau berkuliner ria, dan itu sangat menyenangkan,
oh iya saat ini dia sedang berjuang untuk mendapatkan pekerjaan, walaupun dia sedih namun dia tetep percaya bahwa dia bakal mendapatkan yang terbaik. mungkin ini merupakan jalan Tuhan dimana dia mambantu saya sehingga saya siap untuk penelitian.
saya dan diah sering menyebut dia manusia monyet dan lele, karena rambut dan kumisnya, namun dibalik semuanya dia selalu memiliki sisi bijaksana dalam berfikir. itulah mengapa banyak adik kelas saya yang sering berkonsultasi mengenai curhat dan pelajaran, banyak yang sering menghubungi dia, chenta, iga dll
semoga nanti pas gw sukses gw masih bs mengenal dia dan bertemu dia lagi, amin, #becanda hahaha