Jumat, 14 Februari 2014

pengalaman pertama aku di interview

sebelum saya menuliskan cerita ini, kemarin malam, tepatnya hampir menuju tgl 14 februari terjadi letusan yang besar. Gunung kelud yang berada di jawa timur ini akhirnya meletus juga, letusan ini di kabarkan paling parah dari pada letusan sebelumnya. ya semoga dari letusan ini indonesia semakin subur ya alamnya, amin...

hari ini saya pertama kali interview di perusahaan uniex consulting, karena di jakarta akhirnya saya di antar oleh papi saya. ya awalnya sih biasa aja, soalnya emng udh terbiasa untuk pengalaman pertama pasti di anter. kami berangkat dari jam 5 pagi menuju plasa semanggi, kantornya berada di plasa semanggi lantai 8. telat juga sih, gara2 kejebak macet di kramat jati. kami naik trans jakarta. walaupun telat interview tetap dilakukan.

flashback terakhir kali saya masuk ruangan dan di interview alias di tanya2 itu buar saya sedikit trauma, pertama kali ketika ingin kuliah tapi kaya mau kerja gtu (ya iyalah keluaran dari situ udh gak perlu di interview lagi) di tanya oleh user BCA membuat saya akhirnya tidak lolos saat ditanya kenapa kamu keluar dari bidang kamu dll. apalagi mengingat sidang kemarin, ruangan kecil penuh dengan tatapan dosen yang kejam (bu tri dan pa joko). ahhh, tuhannn

sekarang saya menghadapi test seperti itu, telat merupakan alasan saya mengapa saya sedikit gugup, berdoa sih udh, belajar ya gtu, gak maksimal kayanya, aku sih berharap gak lolos. apabila saya masuk dalam perusahaan itu saya akan mendapatkan kesempatan untuk berpergihan dan itu sendiri bukan hanya di tempat yang dekat tapi di tempat yang jauh seperti kemarin mereka mengirimkan orangnya untuk ke papua... klo banyakan sih gak masalah ya, ini sendiri.. di tanya pengalaman pergi sendiri paling jauh itu kemana untuk pertama kali. jawabnya adalah damri. ya itu adalah pengalaman saya yang pertama.

aaaa, gmn ya caranya ngomong sama orang tua, klo tau seperti itu klo mereka gak mengijinkan gmn? tapi perusahaan itu akan mengirimkan orangnya yang handal bukan ke tempat yang jauh bukan orang yg seperti saya yang masih baru? lalu bagaimana jika saya menghadapi kesukaran?
oh tuhan perasaan apa ini, setelah di interview membuat saya banyak diam, karena saya bingung memilih kerja di karawang, di perusahaan yang sama dengan tante saya atau di perusahaan ini?

satu hal yang mengganggu saya sebenarnya, klo kerja di perusahaan ini kan banyak orang gereja, lalu saya selalu teringat oleh prinsip mereka yang gak boleh pacaran, rasanya gak bebas. hahaha, apakah aku ini salah tuhan? apakahh saya terlihat untuk mencari aman, seperti gereja di gbi, yang kebanyakan orang berpacaran dan tidak di larang tidak seperti di gkkd.
aku sungguh bingung, kalo andaikan saya tidak mendatatangani surat kerja tersebut bagaimana respon mereka terhadap saya? apakah saya termasuk orang yang tidak berkomitmen? oh God apakah ini yang dirasakan olehnya waktu dia mau keluar dari riau? sudahlah, mungkin memang begini jika kerja dan atas ajakan orang yang dikenal. hahaha semua orang pasti akan mengalami begitu.

aku memang tidak kritis, bagaimana rasa kritis itu muncul, saya hanya bisa menumpahkan segalanya dalam bentuk tulisan. saya lebih suka mendengar daripada berbicara, untuk mengungkapkan pendapat itupun juga susah. hahaha, dasar aku orang pasif....

tuhan aku hanya berserah padaMu, apapun yangg terjadi aku tau karena kehendakmu, bukan kehendak aku. amin..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar